Sunday, February 7, 2010
Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamildari Ishaq bin Ibrahim dari Raja’ binAmr An-Nakha’i, ia berkata:
”Adalah di Kufah terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia berkunjung ke kampung dari Bani Na-Nakha’. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta.Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi si ayah mengkhabarkan bahawa putrinya telah dijodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar.
Si wanita -akhirnya- mengirim pesan untuk si pemuda,‘Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku’.
Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, ‘Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu: ”Sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akanadzab yang akan menimpaku pada hari yang besar.” (Yunus: 15)
Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobarannya.’
Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata: ”Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari orang lain.Semua hamba sama-sama berhak untuk itu.” Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu kepada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan perasaan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan si pemuda itu seringkali berziarah ke kuburannya, dia menangis dan mendo’akannya. Suatu waktu dia tertidur di atas kuburannya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik.Dalam mimpi dia sempat bertanya: ”Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?”
Dia menjawab: ”Sebaik-baik cinta -wahai orang yang bertanya – adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring menuju kebaikan”.
Pemuda itu bertanya: ”Jika demikian,kemanakah kau menuju?”
Dia jawab: ”Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Syurga kekekalan yang dapat ku miliki dan tidak akan pernah rosak.”
Pemuda itu berkata: ”Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu.”
Dia jawab: ”Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku minta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah subhanahuwa ta’ala) agar kita nanti dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah.”
Si Pemuda bertanya: ”Bila aku bisa melihatmu?”
Jawab si wanita: ”Tak lama lagi kau akan datang melihat kami.”
Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadirat-Nya, meninggal dunia.
Labels: love
Seorang mahasiswa sedang asyik berbicara dengan seorang pengemis tua di depan kampus UITM.
Mahasiswa : Sudah lama mengemis di sini pakcik?
Pengemis : Ya... lebih kurang sudah 8 tahun , nak..
Mahasiswa : Wah, sudah lama juga ya pakcik..sehari biasanya dapat berapa pakcik?
Pengemis : Paling sedikit RM50.00 nak ..
Mahasiswa : Banyak juga ya pakcik
Pengemis : Bolehlah nak, untuk keluarga...
Mahasiswa : Ehhhh.....keluarga ada di mana?
Pengemis : Anak pakcik semuanya ada 3 orang, yang pertama ada di Universiti Putra Malaysia di Selangor, yang kedua ada di Universiti Utara Malaysia di Kedah dan yang ketiga di Universiti Sains Malaysia di Penang...
Mahasiswa : Subhanallah, hebat-hebat keluarga pakcik ni...boleh tahan juga yerrr.. Eh..Anak pakcik tu semuanya masih kuliah?
Pengemis : tak arrrrrr....semuanya mengemis seperti pakcik....
*Hampehhhhhh..!!!!*
Labels: various/macam-macam
Artikel cinta ini berdasarkan kisah yang benar.
Dilihat dari usia beliau sudah tidak muda lagi, usia yang sudah senja bahkan sudah mendekati malam. Masa Pak Suyatno, 58 tahun ke sehariannya diisi dengan merawat isterinya yang sakit. isterinya juga sudah tua. Mereka berkahwin sudah lebih 32 tahun.
Mereka dikurniakan 4 orang anak .......di sinilah awal cubaan menerpa, setelah isterinya melahirkan anak ke empat .........
tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak boleh digerakkan. Hal itu terjadi selama dua tahun.
Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak mampu digerakkan lagi.
Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapkan, dan mengangkat isterinya ke atas tempat tidur.
Sebelum berangkat ke tempat kerja dia meletakkan isterinya di hadapan TV supaya isterinya tidak berasa kesunyian.
Walau isterinya tidak dapat bercakap, tapi dia selalu melihat isterinya tersenyum, dan Pak Suyatno masih berasa beruntung kerana tempat kerjanya tidak begitu jauh dari rumahnya, sehingga siang hari dia boleh pulang ke rumah untuk menyuapi isterinya makan. Petangnya dia pulang memandikan isterinya, mengganti pakaian, dan selepas maghrib dia temankan isterinya menonton tv sambil bercerita apa sahaja yang dia alami seharian.
Walaupun isterinya hanya mampu memandang (tidak mampu memberikan respons ), Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda dan bergurau dengan isterinya setiap kali menjelang tidur.
Rutin ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan sabar dia merawat isterinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak-anak mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yang masih kuliah.
Pada suatu hari ke empat anak Suyatno berkumpul di rumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Kerana setelah menikah mereka tinggal dengan keluarga masing-masing.
Dan Pak Suyatno tetap merawat ibu kepada anak-anaknya, dan yang dia inginkan hanya satu: semua anaknya berjaya.
Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak yang sulung berkata : "Pak kami ingin sekali merawat ibu ... Semenjak kami kecil kami melihat bapak merawat ibu dan tidak ada sedikit pun keluhan keluar dari bibir bapak, bahkan bapak tidak izinkan kami menjaga ibu."
Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya .........
"Sudah yang kali keempat kami mengizinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengizinkannya. Bila papak akan menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini .....
kami sudah tidak sampai hati melihat bapak begini... kami berjanji akan merawat ibu dengan sebaik-baiknya secara bergantian," ujar anaknya yang sulung merayu.
Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga oleh anak-anaknya.
"Anak-anakku. .... jikalau hidup di dunia ini hanya untuk nafsu.... mungkin bapak akan berkahwin lagi.... tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku... . itu sudah lebih dari cukup. Dia telah melahirkan kalian..."
Sejenak kerongkongannya tersekat..."Kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta
yang tidak dapat dinilai dengan apapun.Cuba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaannya seperti Ini ?
Kalian menginginkan bapak bahagia .... Apakah batin bapak dapat bahagia meninggalkan ibumu dalam keadaannya seperti sekarang ?
Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Allah kesihatan yang baik dirawat oleh orang lain .......bagaimana dengan ibumu yg masih sakit ?
Sejenak meledaklah tangis anak-anak pak Suyatno...Merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata ibunya... Dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu...
Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stesen TV swasta untuk menjadi panel jemputan acara Bimbingan Rohani Selepas subuh dan juru acara pun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno...
Kenapa bapak mampu bertahan selama 25 tahun merawat Isteri yang sudah tidak mampu berbuat apa-apa?
Ketika itu pak Suyatno pun menangis....tamu yang hadir di studio yang kebanyakan kaum ibu pun tidak mampu menahan haru...
Disitulah Pak Suyatno bercerita...Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta tapi dia tidak mencintai kerana Allah maka semuanya akan luntur...
Saya memilih isteri saya menjadi pendamping hidup saya .......Sewaktu dia sihat diapun dengan sabar merawat saya... Mencintai saya dengan sepenuh hati zahir dan batinnya bukan dengan mata kepala semata-mata. .. dan dia memberi saya 4 orang anak yang lucu dan baik-baik...
Sekarang dia sakit berkorban untuk saya kerana Allah... Dan itu merupakan ujian bagi saya.
Sihat pun belum tentu saya mencari penggantinya. .. apalagi dia sakit ... Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya mengadu kepada Allah di atas sajadah supaya meringankan penderitaan isteri saya.
Dan saya yakin hanya kepada Allah tempat saya mengadukan rahsia dan segala kesukaran saya...kerana DIA maha Mendengar... .
Labels: love
dear diary..hari ni sangat sedih..kenapa..?sebab semua nya tak seperti yang aku doakan..
anyway..aku ada terbaca ..just nak kongsi.suka-suka je..tak ada kaitan dengan yang dah nak mati atau yang dah mati.
Enjoy..
KASIH duduk sendirian di hujung sudut perpustakaan.Tumpuan KASIH tidak terus ke buku. Fikiran KASIH menerawang ke tempat lain.Buntu memikirkan masalah yang menimpa.Apa yang pasti KASIH takkan sekali kali lari dari masalah itu.KASIH takkan mengaku kalah dengan perasaan sendiri.
Dari jauh CINTA yang duduk bertentangan dengan meja KASIH asyik memerhati gelagat KASIH.CINTA tahu waktu sebegini KASIH pasti akan menghabiskan masa di perpustakaan.Sudah lama CINTA meminati KASIH tapi CINTA tahu KASIH tidak mudah menerima CINTA.CINTA terus memerhati wajah KASIH menyayangi KASIH dalam diam.CINTA lantas sedar KASIH seakan menghadapi masalah besar.Wajah KASIH seceria selalu, bagai di rundung duka.Tiba-tiba CINTA terlihat kelibat KECEWA.
KECEWA menarik kerusi di sebelah KASIH.CINTA perhatikan saja gelagat KECEWA yang mengganggu KASIH.Nyata KASIH rimas dan kelihatan kurang selesa dengan kehadiran KECEWA.CINTA dapat lihat api kebencian di mata KASIH tapi apakan daya.CINTA hanya mampu melihat dari jauh.KECEWA memang berpengaruh.CINTA sedar KECEWA sudah lama meminati KASIH kalau tidak masakan KECEWA sering mengganggu KASIH.KASIH tetap tidak melayan KECEWA.dibiarkan KECEWA berlalu sepi.
Tidak lama selepas itu, kelihatan SEDIH sahabat KASIH menghampiri KASIH.Mereka mengajak KASIH keluar.CINTA bersedia untuk mengekori mereka.Hari ini CINTA pasti dan benar-benar yakin apa yang akan dilakukan.CINTA lekas mengejar mereka.
"KASIH..KASIH..KASIH.." tercungap-cungap CINTA mengejar KASIH menjerit nama KASIH."Boleh CINTA jumpa KASIH sebentar..?"KASIH mengangguk..
"Iya..ada apa yang boleh KASIH tolong CINTA?".Waaaaaaah..lembutnya suara KASIH.Jadi tidak hairanlah jika terlalu ramai yg ingin rapat dengan KASIH.
"KASIH, sudikah KASIH menerima CINTA?"
"Apa?CINTA bermimpikah?CINTA sedar tak apa yang CINTA katakan?KASIH minta maaf.Biar KASIH jelaskan.Andainya KASIH terima CINTA, KECEWA pasti datang mengganggu CINTA dan KASIH.CINTA mungkin takkan mengerti tapi KASIH harap CINTA terima keputusan KASIH ni. KASIH minta maaf."KASIH ingin berlalu pergi.
"KASIH..KASIH..tunggu.Dengar apa yang CINTA ingin katakan pula.Beri CINTA peluang untuk buktikan pada KASIH.CINTA tahu KECEWA pasti akan melakukan sesuatu jika kita bersama tapi tolonglah CINTA.Berilah CINTA peluang.CINTA dah lama perhatikan KASIH.Dah lama menaruh hati pada KASIH.Tolonglah KASIH."
"hmm..CINTA..nanti KASIH fikirkan dulu ye.KASIH pergi dulu.SEDIH dah lama tunggu KASIH."
"CINTA tunggu jawapn KASIH.Tolong ye KASIH.Beri CINTA peluang.Tolong lah fikirkan.Berilah peluang utk kita lupakan tentang orang lain.Tolong ye."
CINTA memerhati KASIH berlalu pergi.
KASIH takkan mungkin menerima CINTA kerana KASIH tidak mahu KECEWA mengapa apakan CINTA.KASIH juga sedia tahu yang SEDIH meminati CINTA.Tak mungki KASIH ingin lihat sahabatnya SEDIH berduka lara.-B
"CINTA, maafkan KASIH.KASIH tak mungkin dapat menjadi yang terbaik untuk CINTA.KECEWA pasti akan membuatkan kita tidak senang bersama.Lagipun KASIH pasti CINTA tahu SEDIH sentiasa ingin mendampingi CINTA.Tak mungkin kita akan bahagia dan kita akan sentiasa rasa bersalah bila SEDIH melihat kita.Maafkan KASIH ya CINTA..
Sepi berlalu di hati CINTA.KASIH seolah-olah menafikan perasaan di dalam jiwanya.Bagi KASIH biarlah KASIH menunggu GEMBIRA yang entah bila akan muncul dalam hidupnya.GEMBIRA..kenapa kau menjauh..?
Saturday, February 6, 2010
Nampak pula beg tag yang cam cumil.Berkenan pula *walaupun dalam list barang yang nak dibeli tidak tersenarai*. Survey punya survey,cari punya cari kat kedai baru beli.Termasuk beberapa barang lain.Jalan selama 2 jam ,jadi ini lah keseluruhan barang-barang yang telah ter'beli...eh eh..dibeli ..dibeli..
(--")
cantik tak?
Pandangan dari atas..*sila baca..apa yang ditulis itu*
Ni bagi kat ibu..
Ni nak bagi kat ayah nanti *sekarang dia tak ada kat rumah*
Ni..undecided yet.. mungkin akan jadi hak milik sendiri
Ni pun sama..undecided nak bagi kat siapa *sekali lagi..mungkin jadi hak milik sendiri*
Ni untuk ditag di barang milik saya sendiri
Ni pun sama
Ni jumpa..rasanya dah boleh ganti organiser/planner yang saya nak sebab dalam dia pun memang macam planner juga tapi versi kartun plus saiz dia yang kecil cumil..dengan harga yang sangat ok..dan dapat juga jumpa penanda buku kecil yang cumil sangat sesuai untuk saiz planner itu yang cumil sangat tu..haihh..suka gile lah.. :D
Ni padlock cumil juga..tak tahu pun nak guna untuk apa tapi beli je sebab rasa akan digunakan satu hari nanti..*satu hari nanti ye..sila peka di situ* (-"-)
Ni adalah sticky album..tak perlu tanya untuk apa ye..ehehehe
Ok.Pada sesiapa yang nak juga memiliki macam barang-barang di atas tu..cari la kat kedai Hinode Shop dan juga Mini Toons dan macam sticky album tu rasanya kat mana-mana pun ada tapi kalau yang versi kartun baby Disney cari lah kat dalam Jusco.Semuanya dalam Aeon/Jusco Bukit Tinggi,Klang ye.Tempat lain saya tak tahu.Jadi kalau anda semua ada idea tempat-tempat yang ada jual barang-barang cumil-cumil tu kongsi lah kat sini ye..tulis comment kat saya.Sekian..terima kasih.. *dah macam pembaca berita dah..haihh*
Labels: me, various/macam-macam








